Dirjen Perkebunan Apresiasi LEM Kolaka

  • Whatsapp
Kantor Bupati Kolaka

Kolaka Online – Direktorat jendral perkebunan kementerian pertanian Republik Indonesia mengapresiasi pemerintah kabupaten Kolaka yang telah pemdukung penuh Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM). Dengan eksisnya LEM di Kolaka di harapkan bisa menjadi jembatan permasalahan yang ada di tingkat petani.

Tim Dirjen Perkebunan Dafid Manganta  yang berkunjung di Kabupaten Kolaka mengatakan merasa bangga karena kabupaten kolaka masih mempertahanka dinas perkebunan dan menjadikan LEM yang ada di setiap kecamatan sebagai perpanjangan tangan untuk memberikan solusi dan penyelesaian tanaman di bidang perkebunan.

Bacaan Lainnya



“Saya patut bangga karena Kolaka ini mampu mempertahankan LEM untuk menuju patani yang mandiri cerdas dan pastinya muara akhir adalah petani yang sejahtera,” ujar Dafid.

Lanjut ia megatakan program pemerintah pusat saat ini telah menitipkan program kepada dirjem perkebunan yaitu beberapa program unggulan diantaranya adalah  program pola pengembangan kawasan perkebunan, penguatan kelembagaan petani kemudian desa mandiri benih serta
pengutan produksi dan produksifitas.

“Pembentukan LEM ini adalah masuk dalam progres pengembangan penguatan kelembagaan. Dengan mempunyai kelembagaan yang baik dan benar maka diyakini bisa menjadi solusi petani dalam melakukan hubungan atara petani itu sendiri dengan beberapa sektor yang terkait.

“Saya berharap jumlah LEM di Kolaka bisa bertambah banyak serta bisa menjadi sejahtera dengan nanti bisa di konekan dengan program dirjen perkebunan,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Kolaka H.Ahmad Safei yang di wakili oleh Asisten bersukur kepada masyarajat yang masuk dalam LEM dan mampu  mengambangka  ekonomi kerakyatan.

“Harapan saya kegiatan yang berlangsung bisa menjadi motifasi khusunya kelompok tani dan kelembagaan yang ada di pedesaan,” kata Bakri.

Lanjut menurut Bakri Kolaka memiliki petani yang baik dan memungkinkan kita mencipakan ekonomi ketakyatan yang kuatdan di harapkan LEM di kolaka bia mejadi lembaga yang unggul dan selalu berkreasi  sehingga lembaga bisa maju dan mandiri.

“Lembaga ini menjadi  salah satu jalan untuk menyelesaiakan masalah di pertani tingkat bawah,” tambahnya.(A1)





















































Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *