Kolaka Terkini

Ternyata ini Sosok di balik Logo dan Mascot Porprov XIII Sultra

Kolakaonline-Sudah hampir rampung perhelatan Porprov XIII Sultra di Kolaka, mulai dari opening ceremony yang spectakuler hingga perhelatan cabor yg dipertandingkan. Namun pernahkah kita memperhatikan betapa Maskot dan Logo porprov XIII yang terpasang dimana-mana baik di baliho maupun disetiap baju official atlet dan panitia.

Siapa kira-kira yang menciptakannya atau minimal ide siapa??

kolakaonline.com mencoba menelusuri hal tersebut, ternyata orang yang berada dibalik logo dan mascot porprov tersebut adalah orang yang sangat familiar di jajaran Pemkab Kolaka khususnya di Kecamatan Kolaka apalagi di kalangan Pers dibumi Mekongga ini . Dia adalah sosok muda energik serta merupakan salah satu pejabat di kabupaten kolaka yaitu Camat Kolaka. Muh. Arnan Amry.,S.STP.,M.Si.

Alumnus Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) angkatan 08, dialah yang merupakan sosok pencipta logo dan mascot porprov XIII Sultra tahun 2018.

Selama perhelatan porprov dilaksanakan bagaikan hal yang misterius dan menjadi tanda tanya kita semua sekiranyasiapa pencipta logo dan mascot porprov.

Ketika kolakaonline.com mendapat informasi tanpa sengaja seperti kabar burung bahwa camat Kolaka adalah penciptanya. Maka kolakaonline.com mencoba menghubungi dan menanyakan hal tersebut.

“Bukan saya itu ide pak Bupati yang kami coba ramu dan tuangkan dalam bentuk gambar bersama kadispora kanda saya Hasbir” ungkap Arnan seakan mengelak dan menepis bahwa dia bukan satu-satunya pencipta logo dan mascot porprov XIII Sultra tahun 2018.

Namun setelah kolakaonline.com sambangi dan melihat langsung original draft di macbook (komputer jinjing) yang selalu ada menemaninya kami yakin bahwa dialah pencipta logo dan mascot porprov XIII Sultra tahun 2018.

“Benar saya yang membuatnya berawal dari bincang-bincang, kecil kami berdua dengan kakanda saya Hasbir Jaya razak Kadispora Kolaka dan Marsukat Riayadi senior saya angkatan 03 di IPDN,” kata Arnan

Saat itu ide berkembang dan tidak direncanakan akhirnya pada saat itu juga saya mencoba membuat desain di macbook saya. Semakim makin lama makin asyik dan jadilah raancangan logo dan mascot hingga pukul 03.00 dini hari diskusi kami dan dilanjutkan keesokan hari untuk merancang logo dan mascot.

Waktu pun berlalu, sehingga draft selesai dan Kadispora mencoba menawarkan meminta petunjuk kepada Bupati Kolaka (H.Ahmad Safei) tentang hal tersbut dan beberapa koreksi dan masukan menjadi bahan catatan dan kami coba  sempurnakan kembali termasuk tag line “inaku kumii inaku leu inaku meponangi”

Dijelaskan oleh Arnan bahwa itu sesungguhnya semua yang dilakukan oleh ia dan seniornya bukanlah apa-apa dan itu merupakan ide dan buah pikiran hebat pak Bupati kolaka.

Disinggung mengenai honor atau bayaran atas gagasam maskot dan logo porprov XIII, Arnan mengungkapkan itu bukan hal penting. Menurutnya yang terpenting adalah kerja nyata, sebagaimana amanah bupati Kolaka.

“Berlombalah kalian untuk menorehkan sejarah dalam pembangunan di kabupaten Kolaka, itulah bagian dari dedikasi saya terhadap kabupaten Kolaka .Apalagi saya mengingat pesan salah satu mantan bupati Kolaka bahwa dikolaka ini bukan pendapat yang hebat dibutuhkan tapi kerja nyata,” kata Arnan

DIakhir perbincangan, Arnan kembali memegaskan nahwa dia hanya melaksanakan dan mencoba mewujudkan apa yg menjadi perintah pimpinan didukung dengan support dari dua seniornya Hasbir dan Marsukat Riayadi.

Penulis : Dadang Firmanto

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button