Kolaka Terkini

Wabup Kolaka Pertanyakan Komitmen Pembangun Pabrik PT. Vale di Kolaka

Kolakaonline – Wakil Bupati Kolaka H. Muh. Jayadin sepertinya tidak mudah percaya dengan rencana pembangunan Pabrik pengelohan Ore Nikel oleh PT. Vale di Kabupaten Kolaka. Alasan orang nomor dua Kolaka tersebut adalah karena PT.Vale telah merencanakan dari dulu, namun sampai saat ini bum juga ada realisasinya.

“Kan kita ini sudah berapa kali dibohongi oleh PT. Vale yang katanya akan bangun pabrik. Mana buktinya sejak 2014 lalu mereka berjanji, dan sampai saat ini belum ada,” tutur Jayadin.

Lanjut ia mengatakan PT.Vale beberapakali ingkar janji. Saat ini melakukan proses lagi setelah ada isu akan ada perjerakan dari masyarakat di wilayah Izin Usaha Pertambangannya (IUP).

“Saat ini 2019 Mereka seolah akan melakukan kegiatan lagi, pengeboranlah dan lain lain sebagainya seolah akan membangun pabrik,” katanya.

Mengenai informasi PT.Vale yang katanya akan membagun pabrik di Pomalaa, menurut Jayadin itu sangat bagus, dan semoga janji ini bisa di realisasikan.

“Kalau memang ada pembangunan yah mudah mudahan jadi. Jangan hanya janji-janji saja,” tuturnya.

Masih kata Jayadin sebenarnya PT. Vale bisa bekerjasama dengan Antam, seperti yang sudah dilakukan, pertanyaanya kenapa PT.Vale  tidak melakukan kerjasama itu saat ini.

“Pastinya sejauh ini kalaupun ada kontribusi PT.Vale di Kolaka, ini belum maksimal. Harusnya PT. Vale bisa memberikan kontribusi lebih besar kepada Kolaka,” tuturnya.

Semantara itu Misdar salah satu karyawan PT. Vale mengatakan untuk saat ini PT.Vale sedang mengurus izin prinsip pada Bupati Kolaka, saat ini masih berposes.

“Kita memang berencana akan membangun pabrik di Kolaka pada 2019 ini, tahapan awal kita akan mengurus izin prinsip, dan perlengkapan lainya,” ujar Misdar.

Lanjut ia mengatakan untuk kontribusi PT.Vale di Kolaka setiap tahun ada sekitar Rp.3 miliar namuan bukan dalam bentuk dana, kita memberikan anggaran Rp.3 miliar pembangunan insfrastruktur.

“Untuk kerjasama PT.Vale dengan PT.Antam itu nanti akan di fikirkan kembali, karena itu juga salah satu saran pak bupati kolaka (H.Ahmad Safei ) saat saya komunukasi mengeni izin prinsip pembangunan Smelter di Kolaka,” tutur Misdar.

Wartawan : Dadang

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button