Ekonomi

Kisah Tukang Ojek dari Wundulako yang Naik Haji

Kolakaonline- Walaupun bekerja sebagai tukang ojek, hal itu tak menyurutkan niat seorang perempuan asal kecamatan Wundulako kabupaten Kolaka untuk menunaikan ibadah haji. Dia adalah Kasmiati Daeng Kanang, berbekal sepeda motor bebek Kasmiati menyisihkan sedikit uangnya untuk beribadah haji.

Perempuan yang lahir di Jeneponto 2 Januari 1979 dan menetap di desa Unamendaa kecamatan Wundulako. Ia mengaku menggeluti profesi mengojek sejak tahun 2003. Selama ia mengajek ia mengaku bisa menyisihkan Rp.30.000 perhari dari penghasilan mengojek. Dan bias juga Rp.50.000 tergantung rejeki.

“Alhamdulilah dengan mengojek, uang saya menjadi berkah dan pada 2019 ini saya bisa berangkat kebaitullah,” tuturnya.

Kasmiati Daeng Kanang mengatakan untuk hasil mengojek ia mengaku bisa mendapatkan Rp.50.000 sampai Rp.70.000 perhari. Ia juga mengaku kondisi menjadi pengojek memang mempunyai banyak tantangan apalagi seorang perempuan.

“Setelah menyetor pendaftaran haji, Alhamdulillah, rezeki ada-ada saja, dan memang kenyataannya ada. Saya mendaftar haji pada tahun 2011 bulan 8. Setelah tiba di Mekah nanti insyaallah , saya akan berdoa semoga keluarga dan anak saya bisa ke tanah suci juga,” tambahnya.

Wartawan: Dadang

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button