Advertisement

Kolakaonline- Bupati Kolaka H.Ahmad Safei mengharapkan masyarakat Kolaka untuk tidak melakukan pembakaran hutan  atau dalam membuka lahan baru.

Hal tersebut disampaikan saar apel siaga pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang Alun-alun 19 November, Kamis (15/8/2019).

Apel siaga dipimpin Ahmad Safei, Bupati Kolaka. Dalam kegiatan tersebut hadir juga H. Muh Jayadin Wakil Bupati Kolaka, AKBP Bambang Satriawan Kapolres Kolaka, Seketaris Daerah Poitu Murtopo,ketua DPRD Kolaka Parmin Dasir dan tamu undangan lainya.

Dalam sambutan Gubernur Sultra H.Ali Mazi yang dibacakan Ahmad Safei mengatakan, kegiatan apel siaga ini bertujuan menyamakan langkah dan menyatukan tekad, untuk saling bahu membahu dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Sultra.

Berdasarkan data dari Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara, sudah masuk dalam 17 provinsi yang paling tinggi kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Dari jumlah titik hotspot terjadi peningkatan dari tahun 2016 hingga 2018. Berdasarkan pemantauan satelit NOAA 19,TERRA AQUA LAPAN dan NPP LAPAN, peningkatan jumlah titik hotspot tersebut cendrung terus meningkat

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli dengan tidak membakar hutan dan lahan, khusus kepada aparat hukum, gubernur meminta mereka lebih fokus pada upaya penegakkan hukum dalam kasus pembakaran hutan dan lahan guna memberi efek jera bagi para pelaku pembakaran, ” ujar Safei.

Sementara pencegahan dan penanggulangan tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, harus bersinergi antar pihak. TNI, Polri, Manggala dan Satgas harus tetap semangat melakukan tugasnya.(Redaksi)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here