Advertisement

Kolakaonline- Baula
Kementrian Pertanian Republik Indonesia (Kementan-RI) resmi melauncing Bedah kemiskinan rakyat sejahtera (#Bekerja) subsektor Hortikultura. Kegiatan launching dilakukan di lapangan didesa Puubunga, kecamatan Baula. Dalam kegiatan launching dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementrian Pertanian RI Dr. Liferdi Lukman, Kamis (3/10/2019).

Dirjen Hortikultura Kementan RI Dr Liferdi Lukman mengatakan, program Bekerja ini merupakan arahan dari bapak presiden Joko Widodo untuk menekan angka kemiskinan sehingga ditahun 2019. Kementan mulai membuat suatu program dengan memberikan suatu kegiatan produktif kepada masyarakat yang dikemas dalam program bedah kemiskinan rakyat sejahtera atau yang disingkat Bekerja.

“Konsep dari program Bekerja ini pada dasarnya sederhana namun dinilai tepat guna, setiap rumah tangga miskin diberikan bantuan paket kegiatan produktif sehingga diharapkan mampu mencukupi konsumsi sehari-hari sekaligus meningkatkan pendapatan melalui budidaya sayuran, buah-buahan, pemeliharaan ternak ayam, serta pemeliharaan tanaman durian,” katanya.

Hal terpenting adalah masyarakat bisa mendapatkan hasil dari hasil tanam sayuran, dan jangan menengah dari ternak ayam, sedangkan untuk jangka panjang bisa memperoleh dari tanaman durian.

“Selain untuk meningkatkan pendapatan hasil dari budidaya sayuran bisa meningkatkan status keluarga penerima menfaat,” tuturnya.

Saat ini, kata Liferdi jumlah penerima manfaat sektor hortikultura pada tahun 2019 ini, tercatat 54.373 RTM dan 53 kelompok tani yang tersebar di 14 kabupaten di 11 provinsi diseluruh Indonesia. Dan kabupaten Kolaka menjadi salah satu kabupaten terpilih untuk percontohan program Bekerja berbasis pertanian, perkebunan, dan peternakan.

“Kita harapkan kedepannya dengan adanya program Bekerja ini, kabupaten Kolaka akan menjadi ikon hortikultura yang ada diwilayah Sulawesi Tenggara,”harapnya.

Sementara itu, bupati Kolaka yang diwakili oleh Asisten II Setda Kolaka Mustajab, mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak menteri yang secara kongkrit mendukung upaya penuntasan kemiskinan dikabupaten Kolaka.

“Konsep dalam menuntaskan kemiskinan yang dikembangkan oleh kementrian pertanian dalam bentuk paket kegiatan produktif ini kami nilai sangat bagus dan bisa dicontoh, apalagi setiap daerah memiliki potensi dan kearifan lokal tersendiri yang bisa disinerjikan untuk melengkapi program Bekerja ini. Kami dikabupaten Kolaka memiliki banyak potensi baik itu, pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan yang melimpah potensi tersebut sangat memungkinkan untuk dikelola sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat Kolaka,” terangnya.

Wartawan: Dadang

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here