Advertisement

Kolakaonline- Saat ini banyak masyarakat mengeluhkan akan kondisi jalan di Desa Popalia Kecamatan Tanggetada. Harapan besar jalan desa Popalia bisa diaspal pada 2020 mendatang. Sayangnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang belum memasukan anggaran untuk pengaspalan jalan di Desa Popalia.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum H. Achiruddin saat di konfirmasi Kolakaonline.com mengatakan saat ini hingga pada tahun 2020 jalan desa Popalia belum di aspal. Alasannya adalah masih ada beberapa ruas jalan yang perlun pembenahan dan itu juga sangat prioritas.

“Sabar saja dulu, untuk 2019 dan 2020 Jalan desa Popalia belum kita aspal,” ujarnya.

Lanjut ia mengatakan beberapa alasan mengapa jalan tersebut belum dan tidak di aspal pada 2020, yaitu karena hingga saat ini kendaraan yang melintas di jalan tersebut adalah kendaraan perusahaan.

“Jalan Aspal kabupaten itu kapasitas berat beban hanya 8 Ton, sedangkan kendaraan perusahaan pemuat minyak itu mencapai 20 ton dan setiap hari melintasi jalan itu. Kalau kita paksa bangun jalan disitu, paling umurnya hanya 1 atau 2 bulan saja, kemudian jalan tersebut akan rusak,” katanya.

Masih kata Achiruddin seharusnya masyarakat dan pemerintah kecamatan atau desa jugamenagih ke perusahaan karena telah menggunakan jalan umum sebagai jalan untuk angkutan minyak mereka.

“Mobil pengangkut minyak itu harusnya bisa mencari jalan lain, Aspal di By pass kolaka juga rusak karena beban kendaraan yang tidak sesuai dengan berat maksimal. Dan yang berkontrobusi rusaknya aspal yah mobil penuat minyak kelapa sawit,” tambahnya.

Wartawan:Dadang

Advertisement



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here