Advertisement

Kolakaonline – Madrasah Tsanwaiyah Negeri (MTsN 1) Kolaka melaksanakan belajar di luar kelas dan mendeklarasikan sekolah raman anak beberapa waktu lalu.

Berbagai kegiatan Sehari Belajar di Luar Kelas, dilakukan untuk mendekatkan diri antara para pendidik dan siswa.

Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak Kolaka H.Syafruddin menjelaskan bahwa kegiatan sehari belajar di luar kelas ini sebagai sebuah bentuk rangkaian kegiatan Sekolah Ramah Anak.

“Kegiatan ini diawali dengan penyambutan siswa dengan 3 S (Salam, Sapa dan senyum), menyanyikan lagu indonesia Raya, bersih-bersih lingkungan,” kata Syafruddin.

Semantara itu kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kolaka, Drs. H. Abdul Aziz Baking,

berharap kegiatan ini bukan sekedar seremoni namun pengaplikasiannya betul-betul menyentuh hati anak sehingga merasa lebih diperhatikan sehingga memacu motivasi minat belajar siswa dengan rasa aman.

“Mari kita bersama-sama mewujudkan aksi madrasah ramah anak yang semakin memberikan ruang kepada guru untuk berkreasi lebih luas, dan menciptakan rasa aman bagi siswa sehingga tidk ada lagi semacam diskriminasi dan bully,” kata Aziz Baking

Kegiatan Outdoor Classroom Day yang berlangsung sejak pagi, merupakan salah satu indikator dari madrasah ramah anak ini. Kegiatan yang digelar serentak di seluruh Indonesia, diisi dengan berbagai kegiatan dimulai dengan sambutan para guru saat kedatangan siswa dengan 3S (senyum, salam, sapa) dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya (3 Stanza), sarapan sehat bersama yang diawali cuci tangan sebelum makan, do’a bersama sebelum dan sesudah makan dan cuci tangan setelah makan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan lingkungan dengan menyingkirkan tanaman atau hal lain yang berbahaya bagi siswa termasuk simulasi evakuasi bencana yang dikemas dengan lagu dan gerak, senam germas berbagai permainan tradisional termasuk yel-yel madrasah ramah anak.

Setelah pelaksanaan deklarasi, juga dilaksanakan pelantikan Tim Madrasah Ramah Anak yang terdiri dari Beberapa anggota Dewan Guru yang ditutup dengan menyanyikan Lagu Maju Tak Gentar sebagai penyemangat yang mengandung nilai-nilai perjuangan pahlawan yang sebentar lagi kita akan peringati.

“Deklarasi Madrasah Ramah Anak ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kab. Kolaka yang jug memberikan apresiasi dan merekomendasi MTs Negeri 1 Kolaka sebagai percontohan bagi sekolah lain,” ujar Azis Baking.

Wartawan: Dadang

Advertisement



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here