Kolaka Terkini

Mahasiswa USN Kolaka Minta Pemkab Kolaka Aspal Jalan di Popalia

Kolakaonline- Puluhan mahasiswa Universitas Sembilan belas November (USN) Kolaka melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Kolaka. Tuntutan mereka adalah agar pemerintah kabupaten Kolaka Memperhatikan Kondisi akses menuju Kampus 2 USN di Desa Popalia Kecamatan Tanggetada.

Aksi tersebut dilakukan oleh Aliansi Fakultas Hukum Universitas Sembilan Belas November Kolaka yang dipimpin Jayadi.

Pernyataan sikap mahasiswa yaitu :

1. Mendesak Pemda Kolaka untuk segera mungkin memperhatikan pengaspalan sepanjang 2 KM di Desa Popalia Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka dalam waktu dekat.
2. Mendesak Bupati Kolaka memperhatikan pendidikan tinggi di Kolaka dan harus menjadi prioritas sebab untuk hajat hidup orang banyak.
3. Meminta anggota DPRD Kolaka mempriotasakan kinerjanya di wilayah selatan serta mendesak Bupati Kolaka agar melakukan pengaspalan jalan di Desa Popalia.
4. Dalam waktu 6 × 24 jam ini tidak diindahkan oleh Bupati Kolaka maka kami tidak segan untuk menurunkan mahasiswa yang lebih banyak lagi dan melaporkan masalah ini Kantor Gubernur Sultra.

Setelah menyampaikan orasinya perwakilan pemerintah daerah bertemu dengan mahasiswa di aula pertemuan Bupati Kolaka yang hadir dalam pertemuan adalah Kepala Dinas PUPR H.Abbas dan Asisten Asisten I Pemda Kolaka Bidang pemerintahan dan Kesra Setda Kolaka Drs. H. Muh. Bakri, SH.,MH.

H.Muh. Bakri mengatakan ini hanya miskomunikasi saja. Pemda telah mengganggarkan setiap kecamatan sebanyak 2 Km pertahun untuk pembenahan jalan, itu sudah komitmen pemerintah kabupaten Kolaka.

“Seharusnya yang datang adalah petinggi kampus dengan melakukan koordinasi. Bukan tiba-tiba demo seperti ini. Saya minta kepada pihak USN untuk mulai membangun komunikasi,” katanya.

Semantara itu Kepala dinas PUPR Kolaka H.Abbas mengatakan dalam perjalanannya pembangunan USN pasti terdapat peran pemda, namun kenapa saat ini tidak ada koordinasi yang baik.

“60 M anggaran di PU dari angaka itu hanya beberapa persen untuk jalan. Dan dari sekian persen itu dibagi lagi untuk bagian jalan di 2 Km per Kecamatan. Jadi pada Tahun 2019 mengusungkan Dana DAK melalui aplikasi hanya sebesar 12.5 M hanya 3 ruas jalan yang tercover sehingga dikampus USN tidak mendapat bagian. Pastinya tidak ada niatan pemerintah untuk tidak memperhatikan kampus USN,” kata Abbas.

(Redaksi)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button