Advertisement




Kolakaonline- Bupati Kolaka meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menjadi calo dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 di Kolaka. Menurutnya, bila ada ASN yang hendak bermain dalam penerimaan CPNS yang dimulai pada 27 Januari nanti akan dipecat.

Sesuai edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Pemkab Kolaka menerima 193 PNS.

“Kalau ketahuan ada PNS di Pemkab Kolaka jadi calo CPNS, langsung pecat,” tegas Bupati Kolaka H.Ahmad Safei, Senin (27/1/2020) saat membuak kegiatan BPS di Aula Sasana Praja.

Menurutnya, iming-iming menjadi abdi negara memang luar biasa. Pada pelaksanaan seleksi ini dikhawatirkan dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk menipu para pelamar CPNS.

“Jangan sampai tertipu, saya jamin proses ini murni. Karena saat tes nilai langsung terlihat di monitor komputer.Tidak ada calo, kalau ada silakan lapor,” pintanya.

Sefai menjelaskan para pelamar CPNS harus percaya diri dengan kemampuan masing-masing saat tes.

“Karena proses jaman sekarang sudah tidak ada hal-hal semacam itu (calo). Kalau mau lolos berdoa dan belajar, Itu saja,” terangnya.

Pemkab Kolaka mendapat jatah 193 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau calon Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2019. Pelaksana terus CPNS di kabupaten di laksanakan pada Senin (27/1/2020) hingga 1 Februari 2020.

Wartawan:Dadang

Advertisement



















LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here