Kolaka Terkini

Tanggapan Bupati Kolaka Tentang Kantor Desa yang Numpang di Rumah Warga

Kolakaonline- Kabar ada kantor desa Puu Lawulo kecamatan Samaturu yang masih menumpang di rumah warga sudah sampai pada Bupati Kolaka H.Ahmad Safei. Informasi yang beredar tersebut di tanggapi dingin oleh beliau.

Kepada Awak media Safei memberikan penjelasan bahwa sebenarnya kantor desa Puu Lawulo itu ada, letaknya bersebelahan dengan kantor semantara yang di gunakan untuk kantor desa saat ini.

“Kita sudah lihat kondisinya, kantornya itu ada hanya memang kondisi kantor saat ini tidak representatif, yang parah adalah kantor sebenarnya masih di gembok (kunci) dan yang pegang kunci kantor adalah mantan kepala desa. Itulah alasan kepala desa Puu Lawulo berkantor bersamaan dengan rumah warga,” kata Safei.

Lanjut Safei untuk rumah warga yang di jadikan kantor desa Puu Lawulo saat ini, itu memang sudah akan di beli oleh pemerintah desa. Bahkan kepala desa yang lama sudah menyerahkan dana Rp.50 juta kepada pemilik rumah tersebut.

“Kalau saran saya sebaiknya Kepala desa mencari lokasi lainya untuk pembangunan kantor Desa, alasanya adalah lokasi kantor desa saat ini berada di lorong. Carilah lokasi yang berada di pinggir jalan agar masyarakat mudah mengaksesnya,” kata Safei.

Semantara itu Kepala Bagian Pemerintahan Setkab Kolaka Arifin Jamal saat di konfirmasi mengatakan telah menerima surat dari pemerintah desa Puu Lawulo inti dari surat tersebut adalah meminta bantuan dana penambahan pembelian lokasi untuk kantor desa.

“Ia suratnya sudah masuk, yang perlu di ketahui adalah tidak ada satupun desa di Kolaka yang tidak memiliki kantor. Desa Puu Lawulo hingga saat ini memiliki kantor, hanya saja memang kunci kantor di pegang oleh Kepala desa lama, jadi kades baru berkantor sementara di rumah warga. Rumah yang di gunakan oleh Kepala desa juga akan di beli oleh pemerintah desa, bahkan Kepala Desa lama sudah memberikan uang Rp.50 juta kepada pemilik tanah sebagai tanda jadi,” katanya.

Wartawan : Dadang

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button