RDP PT. Ceria, DPRD Kolaka Apresiasi Kesungguhan Pembangunan Pabrik Nikel di Wolo

  • Whatsapp

KolakaOnline- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Kolaka mengapresiasi PT.Ceria Nugraha Indotama (PT.CNI) atas pemaparan progres pembangunan Smelter. Apresiasi tersebut di ungkapkan saat saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Rabu (21/10/2020).

“Kita memberikan apresiasi pada PT Ceria atas pemaparannya dan kita optimis PT Ceria bisa berjalan dengan baik, apalagi akan membangun smelter dan pabrik HPAL (High Pressure Acid Leaching),” kata Anggota komisi I DPRD Kolaka dr Hakim Nur Mampa.

Lanjut dr. Hakim, sebaiknya masyarakat Kolaka memberikan dukungan diberikan kepada PT Ceria, karena jika apa yang diprogreskan yakni membangun smelter dan HPAL terwujud, akan membutuhkan karyawan yang besar, serta ditandai dengan perekonomian di wilayah perusahaan yang berjalan dengan baik.

“Saya apresiasi karena PT Ceria bekerjasama dengan Pemkab Kolaka, dalam hal ini dinas Nakertrans terkait rekrutmen karyawan. Hanya saja perlu dibuat kriteria karyawan ring 1, sebab dari pengalamannya eks pimpinan PT Antam Sultra, banyak calon karyawan yang membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) ring 1,” tuturnya.

Sementara iti General Manager PT CNI Chandra B. Sumarah dalam pemaparannya menjelaskan, degan dasar sumber daya dan cadangan mineral bijih yang tinggi dalam IUP PT CNI, sebagai tanggapan atas kekurangan nikel dunia dan pasar yang sedang berkembang untuk kendaraan listrik dalam hal ini penggunaan baterai secara umum, serta mematuhi peraturan Pemerintah yang mempromosikan pengolahan dan pemurnian mineral dalam negeri, PT CNI sedang dalam perjalan membangun pabrik smelter dan HPAL untuk produksi material batteray.

“Pabrik Pyrometallurgical atau smelter Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) yang menghasilkan Ferroncikel, kemurnian tinggi dengan kadar 22 persen nikel, juga pabrik Hydrometallurgical; High Pressure Acid Leaching (HPAL) menghasilkan Nickel-Cobalt Mixed Hydroprecipitation (MHP),” ungkapnya.

Chandra juga menyampaikan terjadinya kendala proses pengadaan barang dan jasa akibat pandemi covid 19, sehingga menunda kemajuan pengadaan barang dan jasa dari China sejak akhir tahun 2019. Begitupun kendala perizinan karena terjadi perubahan kebijakan Pusat, sehingga batas waktu izin ekspor yang lebih cepat dari yang telah direncanakan perusahaan pada Desember 2021, menyebabkan bank harus melakukan tinjauan ulang atas proposal pendanaan yang telah disampaikan.

“Kondisi pasar menyebabkan harga besi nikel domestik di bawah harga wajar untuk kadar bijih nikel yang dijual, sehingga mempengaruhi strategi penambangan dan cashflow dalam persiapan equitas perusahaan,” ungkap Chandra.

Terkait tenaga kerja sebagaimana aspirasi masyarakat, Chandra menyampaikan bahwa pihak PT CNI memprioritaskan masyarakat yang ada pada Ring 1, dimana tenaga kerja dan kontraktor per Oktober 2020, untuk Ring 1 berjumlah 712 orang atau 53,6 persen, ring 2 berjumlah 81 orang atau 6,1persen, ring 3 berjumlah 153 orang atau 11,5 persen, ring 4 berjumlah 266 orang atau 20 persen, serta ring 5 berjumlah 116 orang atau 8,7 persen.

Hal sama disampaikan Kadis Nakertrans Kolaka Andi Sastra Pangerang yang mengatakan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan PT CNI, dan selalu ada laporan yang disampaikan. Begitupun gaji karyawan sudah sesuai dengan UMR Kabupaten Kolaka.

Untuk persoalan penyelesaian lahan, Advisor external PT CNI M Arfah Mustafa mengungkapkan, saat ini PT CNI telah menyelesaikan 119 hektar yang telah sesuai Hak Atas Tanah dan yang lainnya tetap akan diselesaikan sesuai ataran perundang undangan  pertanahan dan saat ini prosesnya terus berjalan.

Adapun hasil dari RDP lintas komisi yang di pimpin wakil ketua 1 DPRD Kolaka Syarifuddin Baso Rantegau dan ketua komisi III Akhdan adalah, PT CNI dihimbau untuk senantiasa membangun komunikasi dengan semua stakeholder, serta menyampaikan semua data perkembangan dan tenaga kerja kepada DPRD Kolaka, selanjutnya pihak DPRD akan menyampaikan kepada pihak penyampai aspirasi. (Dadang)

















































































Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *