Warga Polinggona Minta Jembatan Besi Penghubung Desa di Permanenkan, Ini Penjelasan Camat

  • Whatsapp

KolakaOnline- Warga Kecamatan Polinggona khususnya yang sering melintas di jembatan besi kelurahan Polinggona menginginkan pemerintah kabupaten Kolaka melakukan perbaikan total pada jembatan besi yang panjangnya kisaran 80 meter, Jembatan yang sudah berumur puluhan tahun tersebut di tengarai telah banyak menyebabkan warga terjatuh.

Galih yang mengaku berasal dari desa Kukutio mengatakan jembatan yang berada di kelurahan Polinggona sudah berumur puluhan tahun, hingga saat ini belum di permanenkan oleh pemerintah kabupaten Kolaka.

“Jembatan tesebut memang terlihat kokoh karena terbuat dari besi. Namun jika di permanenkan akan lebih aman di lalui. Jembatan yang panjangnya sekitar 80 meter tersebut sangat berbahaya jika tidak di permanenkan. Banyak anak sekolah yang tergelincir karena papan roda yang selalu rusak,” ujar Galih.

Lanjut ia mengatakan jembatan tersebut merupakan akses andalan warga desa Puudongi, desa Tanggeau. Plasmajaya, Kukutio, dan Langgosipi, namun hingga saat ini belum di permanenkan.

“Harapan masyarakat semoga pemerintah kabupaten Kolaka bisa melakukan perbaikan menyeluruh dengan di permanenkan jembatan besi tersebut,” katanya.

Semantara itu Camat Polinggona Guntur Suhandoko saat di konformasi mengatakan jambatan besi di kelurahan Polinggona memang perlu dilakukan perbaikan menyeluruh. Keinginan masyarakat Polinggona adalah jembatan tersebut di permanenkan.

“Kita selalu masukan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) tingkat Kecamatan namun hungga saat ini belum terealisasi. Pastinya pihak Kecamatan tidak melakukan pembiaran. Kita terus berupaya agar jembatan tersebut di permanenkan,” tutur Guntur.

Lanjut Guntur informasinya pada 2020 ini jembatan akan di permanenkan, namun karena rasionalisasi anggaran untuk penangan Covid 19 anggaran jembatan tersebut di alihkan.

“Saya juga selaku camat sudah berkoordinasi dengan pihak DPRD Kabupaten Kolaka untuk mempreoritaskan pembangunan jembatan tersebut. Harapan kami pada 2021 jembatan tersebut bisa di perbaiki dan DPRD bisa memperjuangkan keinginan masyarakat di Kecamatan Polinggona,” tambah Guntur, Sabtu (24/10/2020)

Wartawan : Dadang

















































































Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *