Pemkab Kolaka Desak PT. Kolaka Nickel Indonesia Segera Bangun Pabrik

  • Whatsapp

KolakaOnline- Pemerintah Kabupaten Kolaka dan PT Kolaka Nickel Indonesia melaksanakan rapat pemaparan teknis permohonan izin lokasi PT Kolaka Nickel Indonesia di salah satu hotel di Kolaka.

PT Kolaka Nickel Indonesia merupakan perusahan yang akan melakukan penambangan di Bumi Mekongga. Perusahaan ini merupakan perusahaan gabungan dari PT Vale Indonesia dengan Sumitomo Indonesia.

Sekda Kabupaten Kolaka,  Poitu Murtopo dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kabupaten Kolaka dan PT Kolaka Nickel Indonesia/ PT Vale Indonesia sudah lama bekerja sama dalam pembangunan di Kolaka. Bahkan pihaknya sangat mendukung keseriusan perusahaan ini melaksanakan aktivitasnya.

“Pemerintah Kabupaten Kolaka mengharapkan  dan menegaskan agar PT  Kolaka Nickel Indonesia segera membangun pabrik dan kantor secepatnya di wilayah Kabupaten Kolaka,” ujar Poitu.

Saat ini, kata dia, koordinasi dengan pemerintah  terkait harus benar-benar dilakukan agar tidak ada lagi miskomunikasi. Olehnya itu, ia berharap PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI) atau PT. Vale Indonesia menyampaikan progres pembangunan, perkembangan dan pembangunan pabrik maupun kantornya.

“Kegiatan PT Vale Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat harus betul-betul jelas dan disampaikan bagaimana penanganannya agar tidak menimbulkan niat-niat negatif. Untuk masalah rekrutmen tenaga kerja harus dikoordinasikan dengan pemerintah setempat,” katanya.

Sementara itu, Senior External Relation PT. VALE Misdar mengatakan PT KNI melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Kolaka serta pihak terkait untuk memaparkan wilayah kerja serta infrastruktur yang akan di bangun di Kabupaten Kolaka.

“PT KNI merupakan gabungan dari PT Vale Indonesia dangan Sumitomo Indonesia. Untuk pembangunan pabrik di Kolaka masih progres, namun untuk pembangunan kantor rencana pada 2021 ini. Karena saat ini  kami masih mengurus izin IMB-nya,” tutur Misdar, Kamis (8/4/2021)

Dalam pertemuan, PT. Kolaka Mineral Indonesia juga memaparkan tentang kondisi jalan utama yang belum diselesaikan kepada masyarakat, serta tempat pelabuhan untuk pengiriman barang hasil produksi pabrik.

“Kami akan selesaikan dulu urusan jalan. Untuk pembangunan pabrik, kami masih sementara proses dan progres akan terus berjalan,” kata Misdar.

Rapat itu sendiri dihadiri Asisten I Kolaka, Muh. Bakri, Asisten II Kolaka,Mustajab,  Kepala Bappeda Kolaka, Syamsul Kadar,  kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.

Wartawan  : Dadang









































Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Sekedar kritik membangun bosss🙏
    Saya berharap semoga tidak terjadi seperti perusahaan di morosi…yang banyak terjadi pungli…atau disebut ada uang bisa masuk kerja…smoga di bumi Mekongga bisa mengambil pelajaran seperti di morosi….